June 25, 2010

I'M CRAZY ABOUT KRATFWERK





June 10, 2010

I STOP WRITING FOR A WHILE

Sudah terlalu banyak kata di dunia ini Alina, dan kata-kata, ternyata, tidak mengubah apa-apa. Aku tidak akan menambah kata-kata yang sudah tak terhitung jumlahnya dalam sejarah kebudayaan manusia Alina.

(Sepotong Senja Untuk Pacarku - Seno Gumira Ajidarma)


May 12, 2010

CORALINE: A REVIEW



Perkenalan saya dengan gadis kecil bernama Coraline berawal tanpa sengaja. Saat itu saya baru saja selesai menonton film animasi Mary and Max. Setelahnya, saya ketagihan, dan hasil googling mempertemukan saya dengan film animasi lainnya berjudul Coraline.

Film ini diangkat dari sebuah buku anak-anak karangan Neil Gaiman. Karena satu dan lain hal, akhirnya saya malah lebih dulu mendapatkan bukunya daripada filmnya. Berkisah tentang Coraline, gadis kecil pemberani yang baru saja menempati flat baru bersama orang tuanya. Sebagai anak tunggal, ia sering merasa kesepian. Kedua orang tuanya sibuk bekerja, dan jika sedang tidak sibuk, Ayahnya suka memasak resep eksperimen yang sama sekali tak disukainya. Ia sering mengeluhkan keadaan di rumah yang menurutnya tidak menyenangkan.

Coraline yang suka bertualang akhirnya pergi menjelajahi kebun. Ketika semua tempat telah selesai dijelajahi, ia memutuskan untuk menjelajahi bagian dalam flat yang luas. Di dalam ruang duduk, Coraline menemukan pintu rahasia yang akhirnya membawanya ke sebuah tempat yang hampir-hampir tak ada bedanya dengan rumahnya sendiri. Benda-benda di dalam ruangannya sama. Karpetnya sama. Kertas dindingnya juga sama. Di rumah itu bahkan ada dua orang yang begitu persis dengan Ayah dan Ibunya. Yang lebih menyenangkan lagi, di sana Ayah dan Ibunya tidak sibuk bekerja, dan masakan yang tersedia jauh lebih lezat dibanding masakan Ayahnya yang aneh.

Awalnya Coraline luar biasa gembira berada di sana. Namun semuanya berubah jadi seperti mimpi buruk ketika Ibu yang satunya tidak memperbolehkannya pulang. Ia ingin memiliki Coraline. Ia bahkan menculik kedua orangtua Coraline yang asli. Coraline harus berjuang agar bisa mendapatkan kehidupannya kembali.

Pesan moral dalam cerita ini adalah agar kita berhati-hati dengan keinginan kita, karena kita bisa saja mendapatkanya, namun dalam bentuk yang sama sekali tak terduga. Jangan pernah mengeluhkan suatu keadaan, karena kita tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi besok: keadaan jadi bertambah buruk, dan kita akan begitu merindukan apa-apa yang pernah kita keluhkan.

Cerita ini sangat memikat hati saya. Pengarangnya lebih dari cerdas dalam merangkai kata. Buku yang diciptakan untuk anak-anak ini sanggup menciptakan ketegangan yang bisa juga dirasakan oleh orang dewasa. Segalanya serba misterius dan membuat penasaran. Saya bahkan ikut-ikutan takut ketika Coraline mendapati Ayah dan Ibunya tiba-tiba hilang tanpa jejak.

Selesai dengan bukunya, saya wajib berburu filmnya. Pengisi suara Coraline diperankan oleh aktris cilik Dakota Fanning. Saya yakin filmnya tidak kalah menghibur. Kalau tidak percaya, silakan intip dulu trailer-nya di bawah ini.

Reply from NY

"..., the one who is perfect is the one who is standing next to her."

I know it's a bullshit, but still, i love it, it's a beautiful bullshit :)

May 06, 2010

BETAPA KEPARATNYA NEGERI ITU

Betapa keparatnya negeri itu. Beli saja semua pemerintahnya yang senang menggadaikan rakyat demi kekuasaan. Gadai sekalian semua isinya, biar rakyat yang sengsara itu lekas mati dicekik hutang. Sudah bosan mereka menonton skenario-skenario murahan. Sudah terlalu lama mereka tersiksa dalam sekarat.

Ah, tapi syukurlah, kami tidak tinggal di negeri nista macam itu. Negeri yang kami tinggali ini aman dan sejahtera. Negeri kami dipenuhi dengan partai-partai yang politikusnya saling berlomba-lomba untuk mensejahterakan rakyat. Negeri kami penuh dengan orang cerdik pandai yang mencintai rakyat di atas segala-galanya.

Hahaha.

April 28, 2010

BEEN THERE DONE THAT

Tadi pagi saya mampir ke bank terdekat. Biasa, tanggal-tanggal gajian memang waktunya untuk melunasi tagihan-tagihan. Salah satu tagihan yang saya selesaikan adalah tagihan pulsa yang saya bayarkan tiap bulan. Sesuai prosedur, di slip setor tunai, saya tuliskan alamat rekening dituju, nama pemilik rekening, dan nama saya selaku penyetor.

Teller yang menerima saya, jika ditilik dari wajahnya yang masih muda, dan dilihat dari pakaiannya yang hanya kemeja putih polos, saya duga statusnya masih training atau yang sejenisnya. Benar saja, dugaan saya terbukti. Dari awal hingga akhir kami bertransaksi, berkali-kali dia salah menyebut nama saya. Dia memanggil nama saya sesuai nama yang saya cantumkan di kolom pemilik rekening. Mungkin ia masih belum paham benar konsep setor tunai. Ia belum bisa membedakan yang mana pemilik rekening, dan yang mana penyetor uang.

Melihat itu semua, saya jadi teringat diri saya sendiri waktu pertama kali bekerja hampir lima tahun yang lalu: sarjana bau kencur yang tidak punya pengalaman sama sekali. Saya benar-benar tidak paham apa yang dimaksud dengan ordner. Saya tidak tahu cara mempergunakan mesin fax dan mesin fotokopi. Saya bahkan memberi tahu seseorang bahwa ada telepon yang berdering berkali-kali dan perlu diangkat, padahal itu dering mesin fax. Dan saya masih ingat betul closing pertama pada bulan pertama saya bekerja: saya dan pak bos lembur sampai tengah malam membetulkan hasil pekerjaan saya yang kacau semua. Haha.

Jadi, untuk teller barusan, tak usah berkecil hati. Saya maklum semaklum-maklumnya. Been there done that!

April 25, 2010

SEPINGGAN SAJAK SEPI

(Esha Tegar Putra)

tentunya kita tak bakal saling melupa, sekarang aku sepinggan
sajak sepi, sedangkan kau sebentuk kata hati

tentunya kau tak akan pernah mengira bahwasanya aku akan
mempunyai sepasang mata berbahaya, mata yang bisa memandang
tembus lewat sesela angin (maka dari jauh, dari jarak yang tak bisa
kau tebak, pastinya aku akan menatapmu dengan penuh malu)

aku juga seorang penujum yang tahu di tempat mana kau
sembunyikan rasa sakit, ke sudut mana kau benamkan kenangan geli
yang selalu ingin kau nikmati sendiri

pastinya aku tak akan banyak berucap dan bergumam lagi
tapi piuhan mantra dan jimat penghela akan kudedahkan
(bagi siapa saja yang menyembunyikan kenangan
ke pucuk paling rahasia)

aku juga akan mengobati kau, jika dalam sakit
aku akan menyajikan sepunggung tulang
agar kau kuat dalam mengingat dan sigap berucap

tetap saja aku akan kau maknai sepinggan sajak sepi
sebab kau sebentuk kata hati
dan kita pastinya akan cepat bertemu jika sakit melibatkan diri