buat FS
Seorang perempuan muda nampaknya sedang jatuh cinta. Diceritakannya kisah itu pada dunia, seperti sebagaimana semua orang yang tengah jatuh cinta ingin berbagi kisah itu pada dunia, dalam bentuk tulisan yang sedemikian rupa disamarkannya. Tapi tentu saja segala bentuk penyamaran itu adalah wajar, karena memang demikianlah adanya cinta: misterius. Namun akhirnya, betapa pun penyamaran itu dilakukan dengan sedemikian rupa, perempuan muda yang tengah jatuh cinta itu gagal membendung kilau cinta yang memancar dari dirinya, seperti sebagaimana semua orang yang tengah jatuh cinta tidak akan sanggup membendung kilau cinta yang memancar dari dirinya.
Maka, dengan mengacu pada semua kilau cinta yang tidak berhenti memancar, teman baik si perempuan muda menghampirinya seraya berkata:
"OMG, romantisnyaaaah! Insting gw mengatakan, ini semua berhubungan dengan perkara email tengah malam, ya kaaaaan? hehehehe."
Wajah si perempuan muda langsung merah padam, dan dia memilih tidak berkomentar. Tapi mendapati perempuan muda yang tidak menjawab apa-apa, si teman baik sama sekali tidak kecewa, malah sebaliknya:
"Hohohohohohoo, tidak berkomentar udah cukup buat gw. Oh, aku bangga dengan instingku, hahahaha."
Lama-lama, si perempuan muda tidak tahan untuk tidak berkomentar, lalu dia menjawab:
"Soooook tauuuuu deehh situuuu. Ahahahahhaa. Aku juga bangga dengan kemisteriusanku. Ahahahaha."
Si teman baik cuma tersenyum gemas mendapati jawaban si perempuan muda yang masih saja berusaha menyembunyikan kilau jatuh cinta dalam dirinya.
"Ih, biarin, nanti juga klo udah jelas apa-apanya, foto2 yang di upload bakal bicara. Hehehehehee."
Demikianlah tanggapan si teman baik atas usaha si perempuan muda yang sia-sia. Tapi akhirnya, akhirnya, perempuan muda itu menyerah pasrah, dengan cara yang begitu diplomatis:
"AHAHAHAHAHAHAHHAHAHAHAA. You don’t know how much I hate you for knowing me so well. Benciiiiiiii. AHAHAHHAHAHAHA"
Si teman baik tersenyum bahagia dari dasar hati. Bukan hanya karena si perempuan muda akhirnya mengaku, tapi lebih karena dirinya disebut sebagai teman yang mengerti. Terpujilah kilau jatuh cinta itu: ada banyak orang yang berbahagia karenanya.


0 comments:
Post a Comment